Jalan-Jalan Ke Borobudur dari Jogja

Borobudur, candi budha yang terletak di Magelang ini adalah salah satu bangunan megah dunia. Dulu popularitasnya termasuk dalam 7 keajaiban dunia, namun seiring waktu popularitasnya menurun. Meski begitu Borobudur tetap saja bangunan yang megah yang layak untuk dikunjungi. Candi yang dibangun penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra ini terletak 40 km utara Yogyakarta. Bila kamu ingin berkunjung kesana dan tidak memiliki kendaraan sendiri tidak terlalu sulit kok. Kamu hanya perlu menuju terminal Jombor bila kamu sedang berada di Jogyakarta.

Untuk mengakses terminal Jombor sendiri kamu bisa menggunakan banyak kendaraan mulai dari RAS, D6, Trans Jogja 2A dan 2B serta beberapa angkot seperti angkot Mino dan beberapa angkot lain. Di Jombor sendiri kamu tinggal menunggu di pintu keluar dan tinggal naik Bus Jogja-Borobudur. Ongkosnya Rp 10.000,00. Perjalanan sendiri cukup lama dan membosankan sekitar 1,5 jam. Tips selama perjalan, sebaiknya membawa uang receh karena setelah keluar Jombor akan ada sejumlah pengamen yang masuk serta saat berhenti di terminal ” “(lupa namanya), lumayan lah untuk menghilangkan bosan.Dari terminal ini perjalanan masih cukup panjang, namun cukup terhibur dengan melihat candi Mendut di kanan jalan.

Perhentian terakhir adalah terminal borobudur. Letak terminal ini tidak terlalu jauh dari candi Borobudur, sekitar 100 meter. Sepertinya memang sengaja didesain seperti itu, agar para pengunjung mau menggunakan Andong atau becak (mirip dengan candi Prambanan dan terminal Prambanan). Namun bila kamu tidak mau mengeluarkan uang lagi kamu tinggal berjalan ke arah Barat (semoga tidak salah, pokoknya ke arah Alfa dan Indomaret), bila sudah melihat palem-palem tinggi maka disanalah letak candi berada(sekitar 10 menit) dan kamu tinggal masuk menuju loket(candi tidak terlalu terlihat karena tertutup pohon-pohon yang tinggi).

Tiket untuk masuk sendiri cukup mahal 17.500 untuk orang dewasa dan 15.000 untuk anak-anak. Bila ingin ikut melestarikan kain, maka kamu bisa menyewa kain untuk kamu gunakan selama di dalam candi (sayang lupa berapa harganya kalau tidak salah 10.000-15.000). Sejumlah aturan serta pengawasaan sebelum masuk bisa dibilang cukup ketat, seperti tidak boleh membawa air melebihi (sejumlah liter, tujuanya tentu agar mau membeli minuman para penjual) jadi bawalah air seckupnya dan harus siap-siap dari rumah karena bila sudah ada dilokasi ini harganya bisa 2x lipat.

selanjutnya silahkan menilmati kemgahan candi ini. Di setiap tingkatan dipahat relief-relief pada dinding candi. Relief-relief ini dibaca sesuai arah jarum jam atau disebut mapradaksina dalam bahasa Jawa Kuna yang berasal dari bahasa Sansekerta daksina yang artinya ialah timur. Relief-relief ini bermacam-macam isi ceritanya, antara lain relief-relief cerita jātaka.

Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai, dan berakhir pada pintu gerbang sisi timur di setiap tingkatnya, mulainya di sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbang itu. Maka secara nyata bahwa sebelah timur adalah tangga naik yang sesungguhnya (utama) dan menuju puncak candi, artinya bahwa candi menghadap ke timur meskipun sisi-sisi lainnya serupa benar.

Tips terkakhir saat ingin keluar dari dari komplek Candi dan kaki sudah luar biasa capek, saat akan memasuki pintu keluar kamu akan disuruh melewati pasar dan pasar dibuat berputar-putar sehingga jarak menjadi sangat panjang. Bila tidak berminat untuk memasuki pasar kamu bisa menerbos jalan dengan cara lurus, tapi kamu harus beralasan pada petugas ingin ke toilet yang memang didekat situ ada toilet dan tinggal lurus menuju pintu keluar tanpa harus memutari pasar.

Selain wisata candi hal lain yang ada disana adalah museum record Indonesia, Manohara Center, serta museum Borobudur(free). Agak mahal ya dengan komplek yang tidak terlalu banyak namun pemandangan dari atas candi cukup indah dengan gunung-gunung yang mengelilinginya, jadi tidak ada salahnya untuk jalan-jalan kesana.

Bila ingin pulang, tinggal menuju terminal tadi, sebaiknya tidak lebih dari jam 4, karena di atas itu agak sulit dan lama menunggunya. Selamat jalan-jalan

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s